MATODUWOLO TO KPKNL GORONTALO
Tampilkan postingan dengan label Umum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Umum. Tampilkan semua postingan

Selasa, 03 November 2015

MOTIVATION OF ACHIEVEMENT MENCAPAI TARGET (Sinergi KPKNL Gorontalo dan Bank Mandiri)

Gorontalo - Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Gorontalo bekerja sama dengan Mandiri University Group kembali melaksanakan pelatihan motivasi kepada seluruh pegawai KPKNL Gorontalo pada Jumat 23 Oktober 2015 bertempat di Aula.
Diawali dengan sambutan Kepala KPKNL Gorontalo Kurniawan Catur Andrianto. menyampaikan bahwa tujuan pelaksanaan pelatihan ini untuk lebih meningkatkan semangat dan memotivasi pegawai agar dapat memberikan yang terbaik dalam bekerja. Di era dengan tuntutan dan tekanan yang tinggi seperti sekarang, pegawai dituntut untuk bisa menyesuaikan diri dengan perubahan zaman yang sangat cepat. Apalagi KPKNL Gorontalo termasuk kantor yang senantiasa bergerak, berkembang dan berinovasi. Dibutuhkan penyegaran mental dan spiritual agar tidak terjadi kelelahan mental pada para pegawai, juga agar pegawai lebih cepat dalam merespon dan menyesuaikan diri atas perubahan yang cepat tersebut serta tetap melaksanakan Continuous Learning and Improving. Untuk itulah diperlukan pelatihan motivasi agar pegawai KPKNL Gorontalo mau dan mampu berubah serta meningkatkan diri serta memberikan yang terbaik dalam melaksanakan tugas-tugasnya. Maka dipilihlah tema “Motivation of Achievement” dalam pelatihan kali ini.
Materi pelatihan kali ini disampaikan oleh Fathullah dengan lebih menitikberatkan pada motivasi guna meningkatkan semangat dan kinerja pegawai. Dalam materinya Fathullah menyampaikan bahwa rahasia sukses seseorang dalam bekerja untuk meraih hasil yang maksimal adalah dengan terus belajar dan berani mencoba hal-hal yang baru. Mencoba hal yang baru dalam bekerja tentunya tidak mudah sebab pada awalnya pasti terasa sulit, akan tetapi jika kita terus mencoba dan melakukannya berulang kali, dengan sendirinya diri kita akan terbiasa dan mampu mengerjakan hal-hal yang baru tersebut. Selain menyampaikan materi, Fathullah juga menceritakan beberapa kisah sukses para petinggi perusahaan terkemuka. Hal ini tentunya diharapkan dapat menginspirasi seluruh pegawai KPKNL Gorontalo.
Pada sesi berikutnya pemateri memaparkan tentang law of attraction. Dijelaskan bahwa law of attraction adalah hukum tarik menarik yang merespon pikiran seseorang terlepas apapun pikiran tersebut. Diri dan pikiran kita merupakan merupakan magnet terkuat di alam semesta sehingga jika kita memikirkan hal-hal negatif seperti kegagalan dan ketidakmampuan, maka hal tersebut yang akan kita dapatkan, sebaliknya jika kita memikirkan hal-hal yang positif seperti kesuksesan dan keberhasilan maka hidup kita akan selalu dihampiri oleh hal-hal yang positif juga. “Jika kita ingin merubah sesuatu dalam hidup kita, maka ubahlah saluran frekuensi kita dengan merubah pola pikir serta bergaul dengan orang-orang yang sukses sehingga kita akan tertular cara berpikir dan kesuksesannya” pesan Fathullah.
Selain memberikan materi, pemateri juga menayangkan beberapa video yang bertujuan untuk menggugah semangat dan memotivasi pegawai agar terus meningkatkan kemampuan dan pengetahuan juga lebih bisa menghargai serta bersyukur terhadap apa yang telah dimiliki saat ini. Sepanjang pelatihan, seluruh pegawai KPKNL Gorontalo terlihat antusias dalam menerima materi. (Teks & Foto : H.I KPKNL Gorontalo)

Kamis, 23 April 2015

JUMAT PENUH SEMANGAT DAN BERMANFAAT

Gorontalo - Saat matahari baru saja memancarkan sinarnya di pagi yang cerah, guna menjaga stamina dan kebugaran fisik, seluruh pegawai KPKNL Gorontalo mengawali kegiatan dengan senam bersama bertempat di halaman belakang KPKNL Gorontalo (Jumat 17 April 2015). Dengan penuh semangat setiap gerakan senam yang dibawakan oleh instruktur diikuti oleh seluruh peserta. Usai  senam, beberapa pegawai ada yang melanjutkan dengan bermain futsal dan ada juga yang langsung menyantap menu sarapan sederhana yang disediakan. Semangat kebersamaan antara pegawai sangat terasa dalam momen ini.
Rangkaian kegiatan pada hari jum’at kali ini dilanjutkan dengan briefing oleh Kepala KPKNL Gorontalo Kurniawan Catur Andrianto. Bertempat di Aula KPKNL Gorontalo, briefieng kali ini membahas tentang kesiapan KPKNL Gorontalo untuk mengikuti lomba kantor yang melaksanakan implementasi Pengarus Utamaan Gender (PUG) di Lingkungan Kementerian Keuangan dimana KPKNL Gorontalo dipercaya untuk mewakili DJKN. Catur menyampaikan bahwa pada dasarnya KPKNL Gorontalo telah menjalankan prinsip-prinsip PUG, hanya perlu beberapa penambahan dan perbaikan. Hal itu dapat dilihat dengan adanya fasilitas-fasiltas yang telah tersedia seperti nursery room, tempat bermain anak, serta keperluan khusus wanita yang telah tersedia di toilet. Dari segi beban kerja KPKNL Gorontalo juga telah menerapkan prinsip-prinsip kesetaraan gender, hal ini dibuktikan dengan adanya satpam wanita serta pegawai wanita yang diberikan beban kerja yang sebanding dengan pegawai pria yang ada. Hal ini memicu para pegawai wanita untuk bersaing secara positif dalam meningkatkan kinerjanya dan terbukti juga dengan pernah terpilihnya pegawai wanita sebagai Employee of the month. Selain itu, pegawai wanita juga diberikan kesempatan yang sama untuk mengembangkan diri dengan diberi kesempatan seluas-luasnya untuk mengikuti diklat yang ada.
Briefing ditutup dengan pengumuman Employee of the month. Pegawai yang terpilih pada periode bulan Maret 2015 adalah Oldrey Elfianus Gasah pelaksana pada seksi pelayanan penilaian. Oldrey merupakan pegawai yang memiliki nilai tertinggi untuk periode bulan maret dari aspek penilaian sikap, kinerja, disiplin serta penampilan. Ini merupakan pertama kalinya Oldrey terpilih sebagai employee of the monthsehingga tergambar bahwa setiap bulannya terjadi persaingan yang ketat untuk memperebutkan predikat tersebut. Pegawai termotivasi karena selain apresiasi dari seluruh pegawai serta pemajangan foto di APT dan website selama sebulan, pemenang Employee of the month juga mendapat piagam penghargaan yang diarsipkan di SIMPEG kepegawaian sehingga menjadi rekam jejak positif dalam karir kepegawaiannya. Setelah penyerahan piagam penghargaan, foto bersama dan pemberian ucapan selamat, acara dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen bersama serta pakta integritas.
Kegiatan selanjutnya adalah pelaksanaan capacity building yaitu mencakup tes kepribadian yang diikuti oleh seluruh pegawai. Setiap pegawai diminta untuk mengisi quiz berupa pertanyaan-pertanyaan yang menggambarkan kepribadian/karakter masing-masing. Adapun hasil dari quiz tersebut akan dimasukkan ke dalam database kepribadian pegawai dimana KPKNL Gorontalo merupakan satu-satunya kantor pelayanan yang memiliki database kepribadian internal. Tujuan dibentuknya databasekepribadian yaitu :
1. Agar para pegawai saling mengenal karakter masing-masing sehingga tahu cara berinteraksi antara satu sama lain;
2. Untuk pimpinan dapat dijadikan sebagai bahan pembinaan/coaching terhadap pegawai, karena tipe karakter pegawai yang berbeda-beda membutuhkan treatment/penanganan yang berbeda-beda pula;
3. Sebagai bahan pertimbangan pimpinan untuk pembentukan tim kerja agar terjalin kerja sama yang efektif dan solid.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan internalisasi lelang email dan internet yang dibawakan oleh Seksi Pelayanan Lelang KPKNL Gorontalo. Adapun materi yang disampaikan oleh Kepala Seksi Pelayanan Lelang Triyanto ini membahas tentang tata cara pelaksanaan lelang email dan internet. Triyanto menjelaskan bahwa tujuan internalisasi ini adalah untuk mempertajam pengetahuan seluruh pegawai sehingga jika pengguna jasa layanan lelang memerlukan informasi tentang lelang email dan internet, seluruh pegawai dapat menjelaskannya secara tepat. (Penulis & Foto: Humas KPKNL Gorontalo)

Senin, 09 Februari 2015

JALANI TANTANGAN DENGAN SEMANGAT DAN OPTIMISME

(Penandatanganan Kontrak Kinerja 2015 KPKNL Gorontalo)
Gorontalo - Target tahun 2015 yang sangat menantang, khususnya e-Auction, pokok lelang dan Piutang Negara Dapat Diselesaikan (PNDS), harus dihadapi dengan semangat kebersamaan dan optimisme. Dengan semangat, keceriaan dan rasa kebersamaan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Gorontalo dengan mantap dan optimis melakukan tandatangan  kontrak kinerja pegawai dan pejabat eselon IV, acara ini  dilakukan di Aula KPKNL Gorontalo Jumat (30/1). Diawali dengan senam pagi yang diikuti seluruh pegawai, semua gerakan senam yang dilakukan instruktur diikuti pegawai dengan semangat dan keceriaan (happy). Acara dilanjutkan dengan sarapan bersama dalam rangka menumbuhkan rasa kebersamaan para pegawai. 
Kurniawan Catur Andrianto,  Kepala KPKNL Gorontalo menyampaikan bahwa saat ini kontrak kinerja telah ditandatangani seluruh pegawai dan pejabat eselon IV, dan harus segera  dilaksanakan semaksimal mungkin. Tahun ini pegawai dituntut untuk bekerja semaksimal mungkin dengan anggaran biaya perjalanan dinas yang berkurang 25 % dari tahun sebelumnya. Perjalanan dinas harus direncanakan seselektif mungkin sehingga dana anggaran perjalanan dinas dapat dimanfaatkan sampai akhir tahun 2015.
Saat ini dalam bekerja harus berorientasi pada hasil dan output yang dihasilkan. Tantangan di tahun 2015 akan terasa lebih berat jika tidak dilakukan strategi dan persiapan yang matang untuk mencapai target yang telah dibebankan kepada KPKNL Gorontalo. Target lelang baik pokok lelang maupun Bea lelang yang cukup berat dengan banyaknya permasalahan terkait sulitnya pengosongan, sehingga minat masyarakat untuk mengikuti lelang semakin sedikit.
Target PNDS dan Biaya administrasi yang semakin berat untuk dicapai dengan telah dikembalikannya piutang Negara yang berasal dari BUMN-BUMN (Persero) dan hanya mengandalkan piutang daerah yang tidak didukung barang jaminan. Seksi pelayanan lelang dan seksi piutang Negara dituntut dapat menciptakan terobosan-terobosan dan inovasi-inovasi untuk mencapai target yang telah dibebankan. (Teks. Yulianto Foto. Kurniawan CT, Miftah)

Kamis, 22 Januari 2015

Hasil Capaian Kinerja KPKNL Gorontalo

Gorontalo - Mengawali aktivitas kerja pada hari Jumat (16/01), seluruh pegawai Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Gorontalo berkumpul di Aula untuk mengikuti briefing dan Transfer Of Knowledge tentang Internalisasi Pengelolaan Kinerja di Lingkungan Kementerian Keuangan. Kegiatan ini dimaksudkan untuk mengevaluasi capaian yang telah diraih pada tahun sebelumnya serta penyampaian materi sosialisasi yang telah diikuti oleh Pegawai KPKNL Gorontalo beberapa waktu yang lalu.
Acara diawali dengan briefing oleh Kepala KPKNL Gorontalo Kurniawan Catur Andrianto. Dalam penyampaiannya Catur memberikan apresiasi terhadap capaian yang telah diraih oleh KPKNL Gorontalo pada tahun 2014 dimana NKO KPKNL Gorontalo sebesar 114 % (hijau). Selain capaian kinerja, prestasi di tahun 2014 yang sangat membanggakan adalah keberhasilan KPKNL Gorontalo memperoleh peringkat ke-II nasional lomba Kantor Pelayanan Percontohan.
Namun lebih dari itu, yang lebih membanggakan adalah KPKNL Gorontalo berhasil mempelopori transparansi pelayanan publik berupa monitoring permohonan pelayanan di bidang pengelolaan kekayaan negara dan lelang yang dapat dipantau secara online dan up to date.
Capaian ini merupakan hasil dari kerja keras seluruh pegawai serta pemanfaatan sumber daya yang ada secara maksimal. Selain itu, Kepala KPKNL Gorontalo melakukan evaluasi dan membahas hal-hal yang perlu diperbaiki serta langkah-langkah yang perlu diterapkan dalam pencapaian target tahun 2015. Ditambahkan juga bahwa di era pemerintahan saat ini, penerimaan negara yang optimal merupakan indikasi utama keberhasilan pencapaian kinerja. Untuk itu dalam penganggaran perjalanan dinas kedepannya harus lebih selektif dan berorientasi pada hasil/output.
Acara dilanjutkan dengan perkenalan singkat pegawai yang baru dimutasikan ke KPKNL Gorontalo yaitu Zufrin Iskandar yang sebelumnya bertugas di KPKNL Ternate, Piter yang sebelumnya bertugas di KPKNL Manado serta Evendi Antogia yang sebelumnya bertugas di KPKNL Palu.
Berikutnya adalah pengumuman Pegawai Teladan bulan ini (Employee of the month) yang merupakan program rutin di KPKNL Gorontalo. Untuk periode bulan ini Employee of the month yang terpilih adalah Sdri. Greetje Maritje Irene M. pelaksana pada seksi Pengelolaan Kekayaan Negara. Adapun piagam penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala KPKNL Gorontalo dan dilanjutkan dengan pemberian ucapan selamat oleh seluruh pegawai. Briefing ditutup dengan penandatangan komitmen bersama oleh seluruh pegawai. “Saya harapkan dengan ditampilkannya komitmen bersama di Area Pelayanan Terpadu (Front Office) menjadi kontrol serta pengingat kita dalam melangkah dan melaksanakan tugas sehari-hari, Dan ini merupakan bukti begitu transparannya sistem pengaduan yang ada di KPKNL Gorontalo” ujar Catur saat penandatangan komitmen bersama tersebut.
Acara terakhir adalah Transfer Of Knowledge hasil sosialisasi Keputusan Menteri Keuangan Nomor 467/KMK.01/2014 tentang Pengelolaan Kinerja di Lingkungan Kementerian Keuangan yang dibawakan oleh Andi Setyawan dan Mohamad Fikri Yulianto Biki. Dalam materinya dijelaskan mengenai pedoman pengelolaan kinerja yang meliputi penilaian, monitoring serta evaluasi kinerja. Acara ditutup dengan diskusi dan tanya jawab. 
(Foto & Teks : R. Mohamad Syahril S)
Sumber : https://www.djkn.kemenkeu.go.id

Minggu, 28 Desember 2014

TAHUN BARU MINDSET BARU

Gorontalo - Kesibukan di Tahun 2014 akan segera berakhir dan saatnya menyongsong Tahun baru 2015. Di tahun 2015 banyak tantangan yang harus dihadapi, pegawai harus mempunyai mimpi-mimpi dan harapan yang ditargetkan selesai ditahun 2015. Dengan mimpi-mimpi dan harapan yang dimiliki, semua pegawai akan lebih  semangat dan termotivasi dalam bekerja. KPKNL Gorontalo menyambut tahun baru 2015 mengadakan personality enhancement dengan tema “Tahun Baru Mindset Baru“ yang dibawakan Iwan Pramana dari PT. Insan Mandiri Cendikia. Bertempat di Aula KPKNL Gorontalo Kamis ( 18/12). Kegiatan ini diikuti  oleh pegawai dan peserta praktek kerja lapangan di KPKNL Gorontalo.
Iwan Pramana menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan kelanjutan dari pelatihan sebelumnya yang telah dilaksanakan. Mimpi kita di tahun 2014 yang belum tercapai harus ditargetkan kembali di tahun 2015. Dengan  mimpi dan harapan-harapan yang ada maka pegawai akan fokus untuk mencapai tujuan tersebut. Usaha - usaha apa yang belum dilakukan dan yang telah dilakukan untuk mencapai harapan atau mimpinya. Apabila telah melakukan berbagai upaya namun belum tercapai, mungkin cara, pola ataumindset perlu dirubah dengan cara yang baru agar lebih berhasil.
Awal pelatihan semua peserta diharuskan membuat rencana, mimpi atau harapan di tahun 2015 minimal 3 mimpi atau harapan dan masing-masing peserta menyampaikan di depan kelas. Rencana, mimpi atau harapan apa yang dapat dicapai dalam waktu dekat dan dalam jangka panjang. Ada peserta yang menyampaikan rencana ingin menikah, punya anak, naik haji, melanjutkan studi, wisuda, pindah kerja (mutasi) dan lain sebagainya.
Selanjutnya masing-masing peserta menceritakan pekerjaan yang sulit dan akhirnya bisa dilewati. Ada mahasiswa magang menceritakan masa sulitnya saat tugas menumpuk dan dilewati dengan santai, tugas dikerjakan sambil mendengarkan musik atau sambil nonton televisi. Peserta lain menceritakan kerja sambil kuliah dan mengerjakan tugas akhir. Semua dapat dilewati dengan cara membagi waktu pagi sampai sore kerja dan malam mengerjakan tugas akhir sampai subuh. Dan berbagai macam cerita yang diceritakan oleh peserta. Dari semua cerita yang ada dapat menjadi motivasi untuk peserta lainnya, bahwa semua dapat dilewati dengan caranya masing-masing.
Acara pelatihan dilanjutkan di luar ruangan dimana peserta diharuskan memfoto ruangan kerja masing-masing. Hasil foto ruangan diperlihatkan kepada peserta lain, terhadap ruangan yang telah difoto dimintai pendapatnya. Ruangan kerja yang ada saat ini agar dapat memberikan inpirasi, motivasi dan semangat bekerja di tahun 2015, apa yang akan dilakukan untuk menata ruang kerja. Peserta perempuan akan menambah bunga biar suasananya sejuk, peserta laki-laki akan menambah home teater, berkaraoke bersama agar bisa menghilangkan stres.
Pelatihan selanjutnya semua peserta berkelompok berdiskusi menbuat rencana apa yang dilakukan jika menjadi kepala KPKNL. Semua rencana ditulis dalam kertas besar dan perwakilan dari masing-masing kelompok maju untuk mempresentasikan hasil diskusi dengan kelompoknya masing-masing. Ada yang ingin perubahan setiap jumat diadakan senam pagi/olahraga, setiap bulan rekreasi keluarga besar KPKNL, setiap minggunya ada karaoke day, dan bermacam-macam keinginan.
Pada pelatihan kali ini diharapkan semua peserta dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya selalu meningkatkan diri, memiliki kemauan untuk selalu memperbaiki dan meningkatkan kemampuan diri, mengetahui pentingnya faktor-faktor yang berpengaruh dalam kesuksesan karir di masa depan. Peserta juga memahami enam kecerdasan baru di era global yaitu: design, story, symphony, empathy, play dan meaning serta dapat menerapkannya di dalam kehidupan. Sehingga kesuksesan dan pekerjaan yang dijalani menjadi lebih baikAcara pelatihan ditutup dengan foto bersama. (Teks. Yulianto Foto. Yulianto, Ramang Djamaludin)

Minggu, 21 Desember 2014

KUNJUNGAN KOMISI XI DPR R.I KE GORONTALO (KPKNL GORONTALO PIONIR IP BMD)

Gorontalo - Masa reses Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia, dimanfaatkan anggota DPR Komisi XI untuk melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Gorontalo. Dalam kunjungan tersebut dilakukan pertemuan dengan berbagai pihak diantaranya pertemuan dengan seluruh kantor vertikal Kementerian Keuangan di Provinsi Gorontalo, Selasa (9/12) bertempat di Aula Kanwil Perbendaharan Provinsi Gorontalo. 
Kunjungan Komisi XI DPR RI terdiri dari Ketua Komisi Dr. Ir. Fadel Muhamad, Wakil Ketua Komisi H. Jon Erizal, S.E, MBA, anggota Olly Dondokambey, SE, Ir. Andreas Eddy Susetyo, MM, Ir. G. Michael Jeno, MM, Ir. H. Ahmadi Noor Supit, drs. Supriyanto, H. Amin Santono, S.Sos, Hadi Zainal Abidin, H. Donny Ahmad Munir, ST, MM, Donny Imam Priambodo, ST, MM, Ir. Nurdin Tampubolon. Kunjungan diterima Sudarso, Kepala Kanwil Perbendaharan selaku Ketua Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Gorontalo, Kurniawan Catur Andrianto Kepala KPKNL Gorontalo, Soeharjono Kepala KPPN Gorontalo, Adi Prana Kepala KPP Pratama Gorontalo, Setyaji Kepala KPPBC Gorontalo dan Kepala Bidang dilingkungan Kanwil Perbendaharaan serta Kepala Seksi dilingkungan Kementerian Keuangan.
KPKNL Gorontalo mendapatkan pertanyaan secara tertulis, berapa besar jumlah asset/kekayaan Negara yang berada di Provinsi Gorontalo. Apakah sudah dilakukan penertiban dan penilaian secara keseluruhan? Kendala dan permasalahan apa saja yang dihadapi terkait pengelolaan asset/kekayaan Negara tersebut? 
Berdasarkan pertanyaan tersebut KPKNL Gorontalo memberikanjawaban sebagai berikut : berdasarkan laporan Barang Milik Negara per 30 September 2014 yang merupakan rekapitulasi dari seluruh Laporan Barang Kuasa Pengguna (Tingkat Satuan Kerja), jumlah asset BMN di wilayah Provinsi Gorontalo sebesar Rp.8.739.490.781.429,00. Penertiban dan Penilaian BMN sudah dilakukan pada seluruh satker di wilayah Provinsi Gorontalo. Total laporan penilaian BMN yang menghasilkan nilai wajar untuk Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) sampai dengan tahun 2012 adalah 1.095 laporan dan telah 100 % tercapai per 2012. Sampai saat ini belum ada kendala yang berarti dalam penilaian asset BMN maupun BMD.   
Fadel Muhammad pada saat kunjungan menanyakan, DPR saat ini sangat mendorong agar Pemerintah Daerah dapat mengeluarkan Obligasi sendiri, dan untuk dapat mengeluarkan obligasi syaratnya LKPD harus opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
Komisi XI ingin mengetahui apakah aset Pemda nilainya selalu update dan riil serta telah dilakukan Inventarisasi dan Penilaian (IP) oleh KPKNL? Kurniawan Catur Andrianto, memberikan penjelasan bahwa KPKNL Gorontalo termasuk pioneer dalam pelaksanaan bantuan IP BMD ke Pemda dan telah dilakukan sejak tahun 2010. Laporan Penilaian IP BMD yang dihasilkan sebanyak  3.886 laporan. Saat ini dari 5 Pemkab, 1 Pemkot dan Pemprov, 5 telah memperoleh opini WTP. Hubungan KPKNL Gorontalo dengan Pemprov terjalin sangat baik dan sinergi, terbukti dengan kehadiran dan dukungan Wakil Gubernur Gorontalo ke KPKNL saat lomba Kantor Pelayanan Percontohan (KPPc).
Selain itu Catur menyampaikan kendala pengelolaan BMN terkait masih minimnya pemanfaatan, padahal hal tersebut menjadi sumber PNBP yang potensial. Banyak pemanfaatan yang belum dilaporkan atau mengajukan persetujuan sehingga potensial loss PNBP cukup signifikan. KPKNL memang memiliki kewenangan pemantauan dan investigasi namun memiliki keterbatasan tenaga/SDM. Saat ini KPKNL masih disibukan dengan permohonan PKN terkait PSP juga percepatan program sertifikasi nasional. Pelaksanaan wasdal berdasarkan laporan wasdal on paper yang belum mencerminkan kondisi sebenarnya. KPKNL berharap Komisi XI dapat mendorong pemantauan dan penertiban pemanfaatan  asset BMN melalui aparat pengendali internal/inspektorat dimasing K/L.
Selanjutnya Wakil Ketua Komisi XI Jon Erizal menanyakan database dan IT di DJKN. Kurniawan Catur menjelaskan bahwa DJKN sangat aktif mengembangkan IT khususnya 2 tahun terakhir, contoh DJKN telah memiliki aplikasi SIMAK BMN, SIMANTAP yang merupakan aplikasi database asset BMN berupa tanah-tanah pemerintah, dan terakhir SIMAN, seperti nantinya permohonan PKN semua dapat dilakukan secara on line.
Jon Erizal tidak menyangka bahwa DJKN telah jauh mengembangkan IT dan sangat mengapresiasi, dengan mengatakan, “wah ternyata sudah bagus ya !” untuk mengungkapkan kepuasannya.
Dalam penyimpulan hasil pertemuan, dicantumkan  pointer dimana DPR sangat concern terhadap permasalahan pengelolaan kekayaan Negara  dan berkomitmen akan mendorong penertiban, pemanfaatan aset oleh inspektorat masing-masing K/L untuk menghindari potensial loss PNBP. (Teks. Yulianto Foto. Dok.Kanwil Perbendaharan)

Selasa, 09 Desember 2014

Sosialisasi Kepatuhan Internal

Gorontalo – Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Gorontalo menyelenggarakan sosialisasi Kepatuhan Internal pada 4 Desember 2014 yang bertempat di Aula KPKNL Gorontalo. Acara yang diikuti oleh seluruh pegawai KPKNL Gorontali ini disampaikan oleh Kepala Seksi Kepatuhan Internal Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Sulawesi Utara, Tengah, Gorontalo dan Muluku Utara (Kanwil DJKN Suluttenggomalut) Yotam Ingratubun beserta staf Setyo Widodo.
Yotam menjelaskan tentang Internalisasi Pengelolaan Kinerja di lingkungan Kementerian Keuangan diantaranya mengenai komponen peta strategi yang terdiri dari perspektif yaitu cara pandang yang digunakan dalam Balanced Score Card (BSC) untuk mengelola kinerja organisasi, sasaran strategis (SS) yaitu pernyataan yang ingin dicapai, ingin dilakukan atau seharusnya dimiliki serta indikator kinerja utama (IKU) sebagai tolak ukur keberhasilan pencapaian strategis. Selain itu dijelaskan juga mengenai Konsep Tiga Lini Pertahanan yang terdiri dari seluruh pegawai (Pejabat dan Pelaksana) sebagai lini pertahanan pertama, fungsi pemantauan (UKI) sebagai lini pertahanan kedua dan fungsi auditor internal (Itjen) sebagai lini pertanahan ketiga.
Dalam hal Implementasi Pengendalian Intern di lingkungan DJKN, Yotam menjelaskan tentang tujuan pemantauan pengendalian intern, strategi program reformasi birokrasi serta latar belakang pembentukan unit kerja kepatuhan internal. “Kita harus menjadi orang yang membuat sesuatu terjadi” pesan Yotam terkait pengelompokkan sikap terhadap program reformasi birokrasi. Dalam penyampaian materi, sesekali Yotam berbagi pengalamannya selama menjadi Kepala Seksi Kepatuhan Internal di Kanwil DJKN Suluttenggomalut.
Pada kesempatan tersebut Kepala KPKNL Gorontalo Kurniawan Catur Andrianto juga memberikan arahan. Dalam arahannya Catur menyampaikan bahwa materi sosialisai ini sangat penting sebagai  sebagai landasan setiap pegawai untuk bersikap, bertindak dan bekerja. Perubahan kearah yang lebih baik sudah menjadi keharusan bagi setiap komponen yang ada. “Tidak ada lagi jalan untuk mundur” ujar Catur. Perlu adanya peningkatan kompetensi pegawai yang tinggi untuk pencapaian kinerja yang optimal.

Acara ditutup dengan foto bersama serta penyerahan piala dalam rangka Pekan Olahraga (POR) Sewindu DJKN tingkat Kanwil DJKN Suluttenggomalut yang dilaksanakan di Manado beberapa waktu lalu. Dalam POR tersebut KPKNL Gorontalo meraih gelar Juara 1 Futsal dan Juara 1 Badminton sehingga berhak menyabet predikat sebagai Juara Umum. (Foto dan Teks : R. Mohamad Syahril. S)

Minggu, 30 November 2014

Transfer Of Knowledge KPKNL Gorontalo (Hidup Harus Punya Tujuan)

Gorontalo - Dalam menjalani hidupnya manusia hendaknya mengetahui arah dan tujuan, Dengan memanfaatkan energi positif yang ada pada diri kita dan lingkungan sekitar kita. Demikian pemaparan Jenry Jely Sandra Pepah dalam  transfer of  knowledge Upgrading Working Competence. Bertempat di Aula KPKNL Gorontalo tanggal 19 Nopember 2014, acara tersebut merupakan oleh-oleh Jenry setelah mengikuti acara serupa beberapa waktu lalu. Transfer knowledge ini diikuti seluruh pegawai Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Gorontalo.
Jenry menyampaikan bahwa selama 18 tahun pengabdiannya di Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), baru kali ini dia  berdiri didepan teman – teman pegawai KPKNL Gorontalo untuk menyampaikan hasil yang diperolehnya selama mengikuti diklat. “Ini karena keinginan saya untuk melakukan perubahan pada diri sendiri dan menularkan semangat pada kawan-kawan,” ungkap Jenry. “Sebelumnya saya merasa nyaman bekerja di Kantor Wilayah DJKN Sulawesi Utara, Tenggara Gorontalo dan Maluku Utara, namun dengan dipindah ke KPKNL Gorontalo saya harus semangat kembali untuk melakukan perubahan dengan meningkatkan kinerjanya,” paparnya penuh semangat.
Jenry menyampaikan bahwa manusia hidup itu jangan seperti air mengalir saja menuju tujuan yaitu ketempat yang rendah dan berakhir dilaut. “Hidup harus kita desain seindah mungkin, secantik mungkin dan dengan sebaik mungkin,” kata Jenry. Hidup yang kita jalani selama ini yang kita anggap sudah baik, harus lebih berusaha ditingkakan lagi  menjadi yang terbaik.
Jenry mengatakan bahwa dengan mengumpulkan sebanyak-banyaknya energi positif dan membuang semua energi negatif dalam diri kita maka hidup kita akan lebih baik. “Pegawai dalam bekerja juga harus ada tujuan meskipun untuk menuju tujuan banyak  hambatan yang harus dihadapi seperti pekerjaan tidak sesuai dengan kompetensinya, sarana dan prasarananya tidak memadai, dan adanya hambatan dari berbagai pihak,” terang Jenry.
Manusia sukses harus dibarengi dengan mulia atau manfaat. Sukses mulia didalamnya ada 4 ta :  dimana ada Harta, Tahta, Kata dan Cinta. Harta yang kita punya  dapat dugunakan untuk membantu orang susah atau anak yatim sekitar sehingga bisa bermanfaat dan mulia. Tahta atau jabatan ini bisa dimanfaatkan untuk membantu orang lain yang membutuhkan. Kata, semua ucapan dan kata-katanya bisa didengar, dimengerti, dipahami sehingga memotivasi kita semua. Cinta, dimana kehadiran kita sangat dirindukan / dibutuhkan dan disaat kita pergi, kita diingat / dikenang oleh orang lain sebagai pihak yang membanggakan. Demikian Jenry menjelaskan.
Kurniawan Catur Andrianto selaku Kepala KPKNL Gorontalo pada kesempatan itu juga memberikan motivasi kepada seluruh pegawai. “Pada saatnya semua orang ada titik balik dimana dia harus bangkit kembali dan melakukan perubahan,” ungkap Catur. Catur juga menyampaikan bahwa apa yang disampaikan oleh Jenry menunjukan bahwa program yang dilaksanakan di KPKNL Gorontalo tentang pelatihan personality enhancement, service excellence, leadership dan motivation  dan in house training oleh kantor pusat DJKN serta program Diklat Upgrading Working Competensi kantor pusat DJKN sangat berhasil dalam membangun dan membangkitkan semangat perubahan bagi pegawai.
Tranfer of Knowledge juga diakhiri dengan pemaparan oleh Alfris Frangkly Manein yang telah mengikuti DTSD Perencanaan Kebutuhan BMN bagi Pengguna. Dalam paparannya Alfris mengungkapkan bahwa kebutuhan akan Barang Milik Negara sebelumnya harus direncanakan terlebih dahulu oleh pengguna pada awal tahun anggaran. (Teks. Yulianto Foto. Yulianto, Kurniawan Catur Andrianto)

Minggu, 16 November 2014

KPKNL Gorontalo Goes To School 2014

Gorontalo-Untuk lebih mengenalkan organisasi DJKN khususnya KPKNL Gorontalo kepada masyarakat umum di antaranya generasi muda usia sekolah menengah atas, KPKNL Gorontalo menyelenggarakan kegiatan “KPKNL Gorontalo goes to school”. Hal ini merupakan langkah konkrit dari program DJKN goes to public yang selama ini digalakkan. Adapun sekolah yang dipilih adalah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Gorontalo dan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia Gorontalo.
Sebagai lokasi pertama, Pada hari Senin tanggal 3 Nopember 2014 tim KPKNL Gorontalo goes to school  bergerak menuju SMKN 1 Gorontalo. Kegiatan yang diikuti oleh lebih dari 100 siswa ini diawali dengan sambutan dari pihak SMKN 1 Gorontalo. Dalam sambutannya Zulkarnaen yang mewakili Kepala SMKN 1 Gorontalo menyampaikan rasa terima kasih atas terpilihnya sekolah ini sebagai tempat dilaksanakannya kegiatan KPKNL Gorontalo goes to school. Zulkarnaen berharap dengan adanya kegiatan ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan siswa tentang organisasi DJKN. Sebelum masuk pada materi, para siswa diajak untuk menyaksikan video profil KPKNL Gorontalo. Selanjutnya penyampaian materi oleh Yulianto, Kepala Seksi Hukum dan Informasi KPKNL Gorontalo. Adapun materi yang disampaikan yaitu sejarah singkat berdirinya KPKNL Gorontalo, struktur organisasi, tugas dan fungsi, visi dan misi, serta gambaran umum mengenai seksi-seksi yang ada di KPKNL Gorontalo.
Berikutnya materi tentang Kekayaan Negara oleh Gidion Aritonang pelaksana Seksi Pengelolaan Kekayaan Negara. Dalam materi ini para siswa diberikan penjelasan mengenai pengertian kekayaan negara, kategori kekayaan negara serta jumlah kekayaan negara. Materi dibawakan dengan bahasa yang ringan dan disesuaikan dengan tingkatan umur para siswa agar menarik dan mudah dipahami. Hal ini terlihat dari antusias para siswa dalam mengajukan pertanyaan diakhir penyampaian materi. Begitupun pada saat penyampaian materi lelang oleh Hamza Novi Ibrahim pelaksana Seksi Pelayanan Lelang sekaligus Pejabat Lelang. Dalam materinya Hamza menjelaskan mengenai sejarah lelang, jenis-jenis lelang dan alur pelaksanaan lelang.
Di akhir pemaparan mengenai materi lelang dilaksanakan simulasi lelang. Dalam simulasi lelang yang bertindak sebagai Pejabat Lelang adalah Gidion Aritonang didampingi oleh Mohamad Abdul Rochim selaku Pejabat Penjual serta seluruh siswa sebagai peserta lelang. Adapun barang yang dilelang adalah tas ransel (harga limit Rp. 20.000), tas kecil (harga limit Rp. 15.000, flash disk 4 GB (Rp. 15.000) dan kaos olahraga (harga limit Rp. 10.000) dengan uang jaminan Rp. 5.000. Kemeriahan terjadi pada saat pelaksanaan simulasi lelang. Para siswa selaku peserta lelang terlibat persaingan sengit untuk mendapatkan barang yang diinginkan. Teriakan dan tepuk tangan para siswa bergemuruh setiap Pejabat Lelang menetapkan pemenang lelang dari barang-barang tersebut yaitu untuk 1 buah tas ransel terjual dengan harga Rp. 25.000, kaos olahraga terjual dengan harga Rp. 65.000, Flash Disk  4 GB terjual dengan harga Rp. 32.000 dan tas kecil terjual dengan harga Rp. 15.000. Di akhir simulasi lelang, barang-barang yang dilelang diserahkan kepada para pemenang lelang.
Di sinilah terjadi hal lucu dimana Yunita siswi yang ditunjuk sebagai pemenang lelang Kaos Olahraga menangis karena tidak sanggup membayar harga lelang sesuai dengan yang telah ditetapkan. Melihat hal tersebut Pejabat Lelang langsung mengumumkan bahwa seluruh pemenang lelang mendapatkan barang yang dilelang dengan gratis. Hal ini langsung mengejutkan seluruh siswa sehingga terlihat raut wajah penyesalan dari beberapa siswa yang tidak ikut menawar dalam simulasi lelang. Sebaliknya para siswa yang ditunjuk sebagai pemenang sangat senang karena bisa membawa pulang barang yang diinginkan secara cuma-cuma. KPKNL Gorontalo goes to school  di SMKN 1 Gorontalo berakhir dan ditutup dengan penyerahan plakat kenang-kenangan dari pihak KPKNL Gorontalo kepada pihak SMKN 1 Gorontalo serta foto bersama.
Tim KPKNL Gorontalo goes to school selanjutnya berkunjung ke MAN Insan Cendekia Gorontalo pada hari Senin 10 Nopember 2014. Sebagai informasi, MAN Insan Cendekia ada  sekolah yang pada awalnya didirikan oleh B.J. Habibie (Presiden R.I ke-3). MAN Insan Cendekia merupakan sekolah unggulan di Gorontalo bahkan di Indonesia yang memiliki siswa-siswi berprestasi diantaranya menjuarai berbagai olimpiade sains tingkat nasional maupun internasional.
Kegiatan kali ini diikuti oleh lebih dari 50 siswa-siswi MAN Insan Cendekia Gorontalo Kelas X dan XI. Diawali dengan sambutan oleh Kepala MAN Insan Cendekia Gorontalo Dr. H. Joko Miranto. Joko menyampaikan bahwa kegiata KPKNL Gorontalo goes to school sejalan dengan program MAN Insan Cendekia dalam hal pengenalan berbagai macam profesi kepada para siswa sehingga setelah lulus siswa dapat memilih pendidikan apa yang harus diambil salah satunya jika ingin menjadi pegawai di Kementerian Keuangan.
Seperti pada kegiatan sebelumnya, rangkaian acara diawali dengan pemutaran video profil, dilanjutkan dengan penyampaian materi secara umum oleh Yulianto, materi Kekayaan Negara oleh Akhmad Taupikur Rahman dan materi mengenai Lelang oleh Hamza Novi Ibrahim. Yang berbeda kali ini siswa-siswi di MAN Insan Cendekia lebih berani untuk bertanya dan mengungkapkan hal-hal yang mereka kurang pahami, salah satunya tentang keuntungan mengikuti acara tersebut bagi mereka.
Acara dilanjutkan simulasi lelang dengan item barang, harga limit, serta uang jaminan yang sama dengan kegiatan KPKNL Gorontalo goes to school sebelumnya di SMKN 1 Gorontalo. Simulasi lelang berjalan dengan menarik dan meriah, setiap siswa berkompetisi mengangkat bidding card untuk mendapatkan barang yang diinginkan. Dibandingkan dengan pelaksanaan sebelumnya, barang-barang yang dilelang terjual dengan harga yang lebih tinggi yaitu tas ransel Rp. 101.000, kaos olahraga Rp. 145.000 dan flash disk 4gb Rp. 49.000. Kegembiraan para siswa pemenang lelang pun bertambah ketika mengetahui barang-barang tersebut diberikan secara gratis. Acara ditutup dengan penyerahan plakat dan foto bersama. Berakhirlah rangkaian kegiatan “KPKNL Gorontalo Goes To School 2014”. (Teks & Foto : R. Mohamad Syahril Supriyadi)

Senin, 15 September 2014

Dengan Motto MILU, KPKNL Gorontalo Siap Menangkan Lomba KPPc 2014

Gorontalo – Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Gorontalo Kurniawan Catur Andrianto menegaskan bahwa  dengan motto “MILU” yang merupakan singkatan dari “Melayani Ikhlas Lugas Untukmu”, KPKNL Gorontalo siap memenangkan lomba Kantor Pelayanan Percontohan (KPPc) Kementerian Keuangan Tahun 2014. Hal ini ditegaskannya saat memaparkan profil KPKNL Gorontalo dihadapan tiga tim juri saat menilai secara langsung pada 11 September 2014 di aula KPKNL Gorontalo.
Di hadapan tim juri yang terdiri dari Kepala Biro Perlengkapan Kementerian Keuangan Ilhamsyah, Inspektur VII Inspektoral Jenderal Kementerian Keuangan Robert Gonijaya, dan Wakil Sekretaris Pengadilan Pajak M. Arief Setiawan, Kepala KPKNL Gorontalo memaparkan motto “MILU” yang dalam bahasa setempat berarti “jagung” dapat mememotivasi seluruh pegawai dalam mewujudkan pelayanan yang efektif dan memuaskan kepada para stakeholders. “Motto ini digunakan supaya pegawai membumi (menyatu dengan masyarakat-red) juga  mencerminkan bahwa jagung adalah produk unggulan yang identik dengan Provinsi Gorontalo,” ujarnya.

Dengan “pasukan” yang berjumlah 28 orang, KPKNL Gorontalo melaksanakan tugasnya serta menunjukkan kinerjanya yang baik baik dari sisi capaikan kinerja pegawai maupun dari Nilai Kinerja Organisasi (NKO). Ia mencontohkan salah satu kinerja yang dapat diapresiasi adalah KPKNL Gorontalo menjadi pioner dalam Inventarisasi dan Penilaian Barang Milik Daerah (IP BMD) yang akhirnya membuat Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
Pria yang sebelumnya bertugas di KPKNL Jakarta V 2014 ini juga menjelaskan beberapa strategi pembangunan kantor pelayanan percontohan mencakup antara lain, sarana prasarana kantor dan produk layanan, kemudahan stakeholders mengakses layanan serta menjamin kepastian dan kecepatan layanan. Terkait konsep pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), pria yang lebih dikenal dengan nama Catur ini mengatakan skils pegawai selalu ditingkatkan melalui kegiatan transfer of knewledge, kursus bahasa Inggris, personality enchancement, training leadership serta motivasi.

Selain itu, KPKNL Gorontalo juga memberikan penghargaan “Employee of the Month” yang diberikan kepada pegawai yang berprestasi, dan atas prestasinya, pegawai tersebut mendapatkan sertifikat serta dimasukkan dalam database kepegawaian. Terakhir, Catur berharap agar pegawai selalu melakukan inovasi dan penegmbangan layanan stakeholders. Ia berharap dan harus optimis KPKNL Gorontalo dapat memenangkan lomba KPPc ini.
Sebelumnya, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Sulawesi Utara, Tengah, Gorontalo dan Maluku Utara Mahmudsyah menyampaikan suatu kehormatan tersendiri tim juri datang ke “Kota Serambi Madinah” ini. Ia mengatakan KPKNL Gorontalo diharapkan mampu memberikan pelayanan yang lebih dengan inovasi dan terobosan dalam mendekatkan diri dengan stakeholders. “Berikan kemudahan, kenyamanan, dan kepuasan kepada stkaholders atas layanan kita,” ujarnya.
 
Dukungan Wakil Gubernur Gorontalo
Wakil Gubernur Provinsi Gorontalo Idris Rahim menyatakan dukungannya kepada KPKNL Gorontalo agar dapat menang dalam lomba KPPc Kementerian Keuangan Tahun 2014 ini. Dirinya sengaja menyediakan waktu untuk datang, bahkan sebelum acara penilaian lomba dimulai. “Saya dukung KPKNL Gorontalo memenangkan lomba ini agar kinerjanya dapat semakin meningkat. Sekarang sudah baik, kalau nanti menang pasti akan lebih baik lagi,” ujarnya.
Idris Rahim mengaku bahwa dengan kehadiran KPKNL Gorontalo sangat membantu pemerintah daerah maupun kota terutama dalam hal IP BMD. Hal ini dikarenakan, aset yang sebelumnya tidak teratur, kemudian dinilai oleh KPKNL Gorontalo membuat LKPD pemda/kota yang ada di Provinsi Gorontalo menjadi WTP. “Saya bangga dan puas dengan kinerja KPKNL Gorontalo,” ujarnya. Ia berharap agar KPKNL Gorontalo selalu memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat sehingga sebagai apartur negara dapat memberikan kenyamanan, dan kesejahteraan bagi masyarakat.  
Sesi Penilaian Kantor
Dalam sesi penilaian, ketiga juri mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan kinerja maupun sarana prasarana kantor. Kepala Biro Perlengkapan Sekretariat Jenderal Kementerian Keuangan Ilhamsyah mengatakan dirinya bersama kedua juri yang lain ke Gorontalo hanya memastikan dan mencocokkan data dan kepuasan stakeholders terhadap kinerja sudah terpenuhi atau belum. Hal ini dikarenakan apabila pelanggan tidak puas, bisa dipastikan pelayanan pasti tidak efektif. “Kami di sini hanya mencocokkan data dan fakta, yang menilai sesungguhnya adalah para stakeholders KPKNL Gorontalo,” ucapnya.

Inspektur VII Inspektoral Jenderal Kementerian Keuangan Robert Gonijaya menanyakan terkait kualitas pelayanan apakah sudah sesuai prosedur, mampu berinovasi dan konsistensi dalam pelayanan. Menurutnya, kantor yang melakukan inovasi itu haruis bisa diterapkan di kantor-kantor lainnya sehingga kantor yang disebut percontohan dapat melakukan perubahan yang signifikan. “Kalau berinovasi harus bisa jadi benchmarking bagi kantor lain,” katanya.  Terkait lelang, Robert menanyakan hal-hal yang yang menjadi kendala dalam hal lelang serta bagaimana mengatasinya.
Wakil Sekretaris Pengadilan Pajak M. Arief Setiawan mengapresiasi kecepatan KPKNL Gorontalo dalam merespon pengaduan konsumen melalui sms center. “Tadi saya coba tes pengaduan sms center tanpa sepengetahuan KPKNL Gorontalo. Hasilnya, kurang dari semenit, sms saya langsung direspon. Saya kasih jempol untuk hal ini,” puji Aref disambut tepuk tangan tamu yang hadir. Ia menanyakan dari delapan inovasi kantor, manakah yang merupakan unggulan dari kantor ini. Selain itu, ia juga menanyakan tentang kristalisasi mimpi yang tidak termaktub.  Pria kelahiran Brebes, 1 Juli 1963 ini juga menyarankan agar kantor melengkapi fasilitas termasuk sarana dan prasarana untuk orang berkebutuhan khusus/difabel.
Atas pertanyaan dan saran dari tim juri, Kepala KPKNL Gorontalo yang dibantu para kepala seksi dan kasubbag umum menjawab dan menjelaskan satu persatu pertanyaan secara detail dan komprehensif. Terkait saran yang diminta, jajajaran KPKNL Gorontalo siap melaksanakan apa yang diminta agar kinerjanya semakin meningkat.
Tim juri juga memberikan waktu yang luas kepada para stakeholders terkait pelayanan yang diberikan tanpa ada setingan maupun rekayasa. Perwakilan Badan Narkotika Nasional (BNN) Gorontalo mengaku puas atas pelayanan yang diberikan khususnya terkait respon yang cepat mengenai rekonsiliasi Barang Milik Negara (BMN). Perwakilan Universitas Gorontalo menyatakan puas atas lelang penghapusan BMN karena dilakukan secara terbuka dan transparan. Perwakilan dari Bank Mandiri mengusulkan agar KPKNL Gorontalo bersama Bank Mandiri dapat menjalin kerja sama yang lebih erat terkait sosialisasi lelang melalui event-event serta pameran properti yang ada di Gorontalo. Hal ini dimaksudkan agar lelang hak tanggungan semakin meningkat. Usai penilaian, tim juri melakukan penilaian fisik serta sarana dan prasarana kantor didampili oleh Kepala Kanwil DJKN Suluttenggo Malut serta Kepala KPKNL Gorontalo. (humas djkn) 

Rabu, 10 September 2014

MAKE IT HAPPEN (Motivation and Leadership Training)

Gorontalo - Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Gorontalo bekerjasama dengan PT. Insan Mandiri Cendekia (Quick Start) melaksanakan kegiatan pelatihan Motivation and Leadership Training, 5-6 September 2014 di Aula KPKNL Gorontalo. Acara bertema “Make it happen, Shock Everyone” ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan seluruh pegawai dibidang motivasi diri dan kepemimpinan. PT. Insan Mandiri Cendekia adalah lembaga pelatihan yang telah berpengalaman memberikan pelatihan di berbagai instansi maupun perusahaan seperti Pertamina Hulu Energi, Adaro Group, Total E&P Indonesia, Indonesia Power, ABB, Bank Mandiri, BRI, Bank Syariah Mandiri, BI, Bank Danamon dan Bank ICBC. Acara diawali dengan pembukaan oleh Kepala KPKNL Gorontalo Kurniawan Catur Andrianto. Dalam sambutannya Catur menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan kesempatan yang baik dalam peningkatan pengetahuan, kemampuan dan pengembangan diri masing-masing pegawai untuk menunjang kinerja dan pelayanan di KPKNL Gorontalo sekaligus berpesan agar pelatihan ini diikuti dengan sebaik-baiknya. 
Dilanjutkan dengan materi pelatihan dibawakan oleh Iwan Pramana yang merupakan Quick Start Consulting (Leadership, Self Development and Values) PT. Insan Mandiri Cendekia. Hari pertama pelatihan membahas materi mengenai Kepemimpinan (Leadership). Di awal materi Iwan menyampaikan bahwa tujuan pelatihan ini adalah : 1. Memberikan bekal dasar sebagai seorang pemimpin; 2. Tahu, paham dan dapat menjalankan perannya masing-masing sebagai seorang pemimpin; 3. Mempunyai semangat bekerja yang selaras dengan nilai-nilai kementerian keuangan; 4. Mempunyai semangat bekerja yang positif sepanjang waktu. “Pemimpin yang paling dekat dengan kita adalah diri kita sendiri” jelas Iwan mengenai hal yang paling fundamental dalam kepemimpinan. Selain materi mengenani kepemimpinan para peserta juga diajak untuk bermain games yang dapat melatih konsentrasi dan kerjasama diantaranya permainan membuat lingkaran dari selembar kertas dimana seluruh anggota kelompok yang terdiri dari beberapa orang dapat masuk kedalamnya serta permainan merangkai puzzle.   
Hari kedua pelatihan, materi yang diberikan adalah motivasi diri. Iwan Pramana menyampaikan bahwa hal-hal positif yang selalu kita pikirkan, ucapkan dan lakukan secara rutin dan terus menerus akan berdampak positif juga dalam kehidupan sehari-hari. Pada pelatihan hari kedua ini para peserta juga diberikan tugas untuk menuliskan dan membacakan impiannya masing-masing, serta menghubungkan impian-impian tersebut dengan peningkatan kinerja dan pelayanan di KPKNL Gorontalo. Impian tersebut juga dituangkan dalam bentuk kolase dari potongan gambar atau tulisan majalah yang dibagikan. Diakhir pelatihan tiap-tiap kelompok diminta untuk mempersentasikan kolasenya masing-masing. 

Adapun pelatihan ini merupakan kelanjutan program personality enhanchement KPKNL Gorontalo yang juga pernah melaksanakan pelatihan bekerjasama dengan Mandiri University 13-14 Mei 2014 yang lalu dengan pemateri Kartika Yogiarti. Dalam pelatihan tersebut pegawai KPKNL Gorontalo diberikan materi mengenai Service Excellence dan Interpersonal Skills yang meliputi sikap, kemampuan dan penampilan serta handling complain communication yaitu teknik menghadapi keluhan dan sikap menghadapi keluhan. Pelatihan dilakukan tidak hanya melalui games yang menginspirasi peserta, namun lebih dalam peserta diajak berpraktek langsung agar melakukan pelayanan prima (service excellence) kepada stake holder yang memiliki beragam karakter dan tuntutan. (Teks: R. Mohamad Syahril Supriyadi, Foto : R. Mohamad Syahril Supriyadi)
Sumber : https://www.djkn.kemenkeu.go.id

Senin, 01 September 2014

IHT KPKNL GORONTALO (Pengembangan Diri dan Motivasi Pelayanan)

Gorontalo - Kamis 28 Agustus 2014, di Aula Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Gorontalo diadakan In House Training (IHT) oleh Kantor Pusat DJKN yang diikuti oleh seluruh pegawai KPKNL Gorontalo. Acara yang mengambil tema “Pengembangan Diri dan Motivasi Pelayanan” ini bertujuan untuk meningkatkan soft skill serta memotivasi pegawai KPKNL Gorontalo agar lebih meningkatkan pelayanan kepada stakeholder. 

 Acara dibuka oleh Kepala KPKNL Gorontalo Kurniawan Catur Andrianto sekaligus mengumumkan Pegawai Teladan KPKNL Gorontalo bulan ini (employee of the month). Akhmad Taupikur Rahman pelaksana pada Seksi Pengelolaan Kekayaan Negara terpilih menggantikan Arifin pelaksana pada Subbag Umum sebagai employee of the month bulan sebelumnya. Catur menegaskan dengan adanya penghargaan ini diharapkan dapat memotivasi pegawai lain untuk lebih meningkatkan kinerja dan kemampuannya, sehingga tercipta persaingan positif yang tentunya akan berimbas positif juga terhadap KPKNL Gorontalo, hal ini telah dibuktikan dengan bergantinya pegawai yang menjadi employee of the month di bulan sebelumnya. Catur menambahkan bahwa penghargaan ini akan dimasukkan kedalam dosir pegawai yang bersangkutan serta data SIMPEG pegawai, hingga bisa dijadikan bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan yang berkaitan dengan mutasi dan pengembangan karir pegawai tersebut oleh pimpinan. Pemberian sertifikat penghargaan “employee of the month” KPKNL Gorontalo diserahkan langsung oleh Kepala Subbagian Pengembangan Pegawai dan Kepemimpinan DJKN Sunu Subroto. Selanjutnya Sunu memberikan ucapan selamat yang diikuti seluruh pegawai KPKNL Gorontalo.

 Acara dilanjutkan dengan materi IHT oleh Totok Soeprijanto Widyaiswara Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) BPPK. Dalam materinya Totok menyampaikan bahwa hal yang utama dalam Reformasi Birokrasi adalah “Change” (berubah). Berubah merupakan suatu keharusan untuk mengimbangi perubahan jaman dan tuntutan masyarakat yang semakin tinggi. “Kita harus keluar dari zona nyaman yang dirasakan selama ini” ujar Totok, untuk itu materi yang diberikan antara lain : Adaption of Change, Team Work dan Komunikasi. Selain menerima teori dari pemateri para peserta IHT juga diberikan games yang melatih kreativitas dan kerjasama pegawai. Walaupun seharian penuh mengikuti IHT, tidak terlihat rasa jenuh dari wajah para pegawai dikarenakan materi dan games yang diberikan sangat menarik. 


Acara terakhir penyampaian materi oleh Kepala Subbagian Pengembangan Pegawai dan Kepemimpinan DJKN Sunu Subroto mengenai Penataan Pegawai di lingkungan Kementerian Keuangan. Lebih lanjut Sunu menjelaskan tentang pengelolaan kinerja dan kebijakan pola mutasi pegawai di DJKN. Dijelaskan bahwa penataan pegawai bertujuan untuk mewujudkan kesesuaian antara jumlah, komposisi serta kompetensi pegawai dengan kebutuhan organisasi untuk mengoptimalkan kinerja organisasi. Disampaikan pula data-data mengenai sebaran pegawai DJKN berdasarkan home base serta kebutuhan pegawai di lokasi tersebut. Acara ditutup dengan tanya jawab. (Teks: R. Mohamad Syahril, Foto : Kurniawan Catur Andrianto, R. Mohamad Syahril & Gidion Aritonang)

Selasa, 15 Juli 2014

KPKNL GORONTALO BERBAGI DENGAN ANAK-ANAK PANTI ASUHAN


Gorontalo - Memasuki pertengahan bulan Ramadan 1435 H,  Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Gorontalo mengundang anak-anak Panti Asuhan An-Nur dalam rangka pengajian Ramadan dan buka puasa bersama, bertempat di Aula KPKNL Gorontalo, Kamis 10 Juli 2014.
Acara ini dihadiri oleh keluarga besar KPKNL Gorontalo. Kepala KPKNL Gorontalo Kurniawan Catur Andrianto dalam sambutan mengatakan bahwa buka puasa bersama anak-anak yatim sudah menjadi tradisi KPKNL Gorontalo sejak dulu. Ini merupakan wujud rasa syukur atas datangnya bulan suci Ramadan dan segala nikmat yang telah diberikan kepada seluruh jajaran pegawai di lingkungan KPKNL Gorontalo. Dengan pelaksanaan buka puasa bersama, diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi antara keluarga besar KPKNL Gorontalo dengan anak-anak panti asuhan. Buka puasa bersama juga akan lebih meningkatkan kepedulian kita kepada sesama umat muslim.
Acara selanjutnya ceramah disampaikan oleh ustaz Yusuf selaku ketua pengurus panti asuhan. Sebelum ceramah, ia mengucapkan terima kasih kepada Kepala KPKNL Gorontalo dan jajarannya yang telah mengundang anak-anak panti asuhan An-Nur untuk buka bersama dan atas sumbangan yang telah diberikan setiap bulan selama ini kepada panti asuhan An-Nur. Ia menyampaikan agar ibadah puasa dan ibadah lainnya seperti salat tarawih berjamaah dilaksanakan secara terus menerus oleh setiap individu, jangan hanya di awal puasa saja, dan ketika pertengahan puasa semangatnya jangan mengendur.
Pada kesempatan yang berbahagia itu,  KPKNL Gorontalo memberikan santunan untuk anak-anak yatim berupa uang dan sembako yang berasal dari sumbangan para pegawai. (Teks: M. Miftahul Fatoni, Fotografer: M. Miftahul Fatoni)