MATODUWOLO TO KPKNL GORONTALO

Kamis, 23 April 2015

JUMAT PENUH SEMANGAT DAN BERMANFAAT

Gorontalo - Saat matahari baru saja memancarkan sinarnya di pagi yang cerah, guna menjaga stamina dan kebugaran fisik, seluruh pegawai KPKNL Gorontalo mengawali kegiatan dengan senam bersama bertempat di halaman belakang KPKNL Gorontalo (Jumat 17 April 2015). Dengan penuh semangat setiap gerakan senam yang dibawakan oleh instruktur diikuti oleh seluruh peserta. Usai  senam, beberapa pegawai ada yang melanjutkan dengan bermain futsal dan ada juga yang langsung menyantap menu sarapan sederhana yang disediakan. Semangat kebersamaan antara pegawai sangat terasa dalam momen ini.
Rangkaian kegiatan pada hari jum’at kali ini dilanjutkan dengan briefing oleh Kepala KPKNL Gorontalo Kurniawan Catur Andrianto. Bertempat di Aula KPKNL Gorontalo, briefieng kali ini membahas tentang kesiapan KPKNL Gorontalo untuk mengikuti lomba kantor yang melaksanakan implementasi Pengarus Utamaan Gender (PUG) di Lingkungan Kementerian Keuangan dimana KPKNL Gorontalo dipercaya untuk mewakili DJKN. Catur menyampaikan bahwa pada dasarnya KPKNL Gorontalo telah menjalankan prinsip-prinsip PUG, hanya perlu beberapa penambahan dan perbaikan. Hal itu dapat dilihat dengan adanya fasilitas-fasiltas yang telah tersedia seperti nursery room, tempat bermain anak, serta keperluan khusus wanita yang telah tersedia di toilet. Dari segi beban kerja KPKNL Gorontalo juga telah menerapkan prinsip-prinsip kesetaraan gender, hal ini dibuktikan dengan adanya satpam wanita serta pegawai wanita yang diberikan beban kerja yang sebanding dengan pegawai pria yang ada. Hal ini memicu para pegawai wanita untuk bersaing secara positif dalam meningkatkan kinerjanya dan terbukti juga dengan pernah terpilihnya pegawai wanita sebagai Employee of the month. Selain itu, pegawai wanita juga diberikan kesempatan yang sama untuk mengembangkan diri dengan diberi kesempatan seluas-luasnya untuk mengikuti diklat yang ada.
Briefing ditutup dengan pengumuman Employee of the month. Pegawai yang terpilih pada periode bulan Maret 2015 adalah Oldrey Elfianus Gasah pelaksana pada seksi pelayanan penilaian. Oldrey merupakan pegawai yang memiliki nilai tertinggi untuk periode bulan maret dari aspek penilaian sikap, kinerja, disiplin serta penampilan. Ini merupakan pertama kalinya Oldrey terpilih sebagai employee of the monthsehingga tergambar bahwa setiap bulannya terjadi persaingan yang ketat untuk memperebutkan predikat tersebut. Pegawai termotivasi karena selain apresiasi dari seluruh pegawai serta pemajangan foto di APT dan website selama sebulan, pemenang Employee of the month juga mendapat piagam penghargaan yang diarsipkan di SIMPEG kepegawaian sehingga menjadi rekam jejak positif dalam karir kepegawaiannya. Setelah penyerahan piagam penghargaan, foto bersama dan pemberian ucapan selamat, acara dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen bersama serta pakta integritas.
Kegiatan selanjutnya adalah pelaksanaan capacity building yaitu mencakup tes kepribadian yang diikuti oleh seluruh pegawai. Setiap pegawai diminta untuk mengisi quiz berupa pertanyaan-pertanyaan yang menggambarkan kepribadian/karakter masing-masing. Adapun hasil dari quiz tersebut akan dimasukkan ke dalam database kepribadian pegawai dimana KPKNL Gorontalo merupakan satu-satunya kantor pelayanan yang memiliki database kepribadian internal. Tujuan dibentuknya databasekepribadian yaitu :
1. Agar para pegawai saling mengenal karakter masing-masing sehingga tahu cara berinteraksi antara satu sama lain;
2. Untuk pimpinan dapat dijadikan sebagai bahan pembinaan/coaching terhadap pegawai, karena tipe karakter pegawai yang berbeda-beda membutuhkan treatment/penanganan yang berbeda-beda pula;
3. Sebagai bahan pertimbangan pimpinan untuk pembentukan tim kerja agar terjalin kerja sama yang efektif dan solid.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan internalisasi lelang email dan internet yang dibawakan oleh Seksi Pelayanan Lelang KPKNL Gorontalo. Adapun materi yang disampaikan oleh Kepala Seksi Pelayanan Lelang Triyanto ini membahas tentang tata cara pelaksanaan lelang email dan internet. Triyanto menjelaskan bahwa tujuan internalisasi ini adalah untuk mempertajam pengetahuan seluruh pegawai sehingga jika pengguna jasa layanan lelang memerlukan informasi tentang lelang email dan internet, seluruh pegawai dapat menjelaskannya secara tepat. (Penulis & Foto: Humas KPKNL Gorontalo)

Minggu, 12 April 2015

Rapat Koordinasi Program Percepatan Sertipikasi BMN

Selasa 31 Maret 2015 bertempat di Aula KPKNL Gorontalo, diselenggarakan Rapat Koordinasi Program Percepatan Sertipikasi Barang Milik Negara Berupa Tanah Tahun 2015. Acara diawali dengan rapat internal antara KPKNL Gorontalo, Kanwil DJKN Suluttengomalut serta Perwakilan dari Kanwil BPN dan Kepala Kantor Pertanahan yang berada di Wilayah Propinsi Gorontalo. Dibuka dengan penyampaian agenda rapat oleh Kepala KPKNL Gorontalo Kurniawan Catur Andrianto yang juga bertindak sebagai moderator. Catur menjelaskan bahwa rapat kali ini akan membahas diantaranya mengenai evaluasi pelaksanaan sertipikasi tahun 2014, penyamaan persepsi mengenai langkah-langkah penyelesaian masalah yang terjadi dalam program sertipikasi BMN berupa tanah tahun 2015 serta Pertimbangan penetapan target terhadap tanah jalan pada Sarker PJN Provinsi Gorontalo.

Selanjutnya pemaparan dan review dari Kepala Bidang Pengelolaan Kekayaan Negara Kanwil DJKN Suluttenggomalut Rahmat Mahsan. Beliau menyampaikan bahwa permasalahan yang sering terjadi adalah kurangnya kesadaran Satker untuk melengkapi dokumen-dokumen yang diperlukan dalam proses pensertipikatan BMN. Disampaikan bahwa terkait penetapan target baru tehadap tanah jalan pada Satker Pelaksanaan Jalan Nasional harus memperhatikan bebagai masalah yang mungkin akan dihadapi terkait administrasi pembebasan lahan yang tidak tuntas dan permasalahan yang lainnya.
Berikutnya adalah pemaparan dari Kanwil BPN Propinsi Gorontalo yang diwakili oleh Johny Tambahani. Johny menyampaikan bahwa pelaksanaan sertipikasi BMN berupa tanah yang dimulai tahun 2013 menemukan berbagai kesulitan terkait persyaratan yang masih kurang dari satuan kerja berikut berkas-berkasnya. Dalam hal ini terdapat penurunan jumlah bidang tanah yang telah disertipikatkan pada tahun 2014, mengingat permasalahan tanah yang masih kompleks dan syarat-syaratnya yang belum bisa dipenuhi satker.

Dijelaskan pula terkait alokasi DIPA sertipikasi BMN berupa tanah untuk tahun 2015, dimana terdapat pengelompokan anggaran berdasarkan luas bidang tanah. Perlu dilakukan revisi DIPA terkait program sertipikasi ini yaitu luasan bidang tanah yang akan disertipikatkan. Hal ini dikarenakan setelah dilakukan penelitian dan verifikasi terhadap data bidang tanah yang menjadi usulan target 2015, jumlah bidang tanah yang memiliki luas dibawah 25.000 m2 lebih dari 50 bidang sebagaimana yang dianggarkan. Selain itu, untuk bidang tanah dengan luas 25.000-100.000 m2 jumlahnya tidak dapat memenuhi target 150 bidang sebagaimana yang dianggarkan.


Dari hasil rapat internal tersebut dapat disimpulkan beberapa hal diantaranya:
1.      Berdasarkan hasil verifikasi dari pelaksanaan sertipikasi BMN berupa tanah tahun 2014 yang di carry over ke tahun 2015, terdapat 11 bidang tanah yang telah selesai sertipikatnya di awal tahun 2015, oleh karena itu perlu target pengganti untuk tahun 2015 sehingga menjadi 200 bidang tanah.
2.  Terkait penetapan target sertipikasi pada satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Provinsi Gorontalo perlu dilakukan kajian lebih lanjut, dikarenakan masih terdapat berbagai masalah seperti pelepasan hak atas tanah jalan raya yang belum tuntas administrasinya, dimana diperlukan peran aktif dari satker yang bersangkutan terhadap penyelesaian permasalahan tersebut.
3.   Tanah yang berasal dari hibah aset Pemerintah Daerah, tidak perlu lagi persetujuan DPRD, karena berdasarkan Undang-undang No. 1 Tahun 2014 pasal 46 (1) huruf b angka 4 menyatakan bahwa pemindahtanganan aset untuk kepentingan umum tidak memerlukan persetujuan DPRD dan berdasarkan Undang-undang No. 2 tahun 2012 pasal 10 menyatakan bahwa pembangunan kantor-kantor pemerintah adalah termasuk kepentingan umum. Jadi  terhadap tanah-tanah yang berasal dari hibah Pemda cukup dilengkapi dengan Surat Pernyataan Pelepasan/Penghapusan Aset, atau Surat Pernyataan bahwa aset tersebut bukan lagi merupakan aset Pemda/tidak tercantum di SIMDA serta menyatakan tidak keberatan disertipikatkan atas nama satker dan ditandtangani oleh Kepala Daerah (bisa Sekda atas nama Kepala Daerah).
     Acarapun dilanjutkan dengan pembahasan bersama seluruh satker yang termasuk dalam program setipikasi BMN berupa tanah tahun 2015 tentang kesiapan satker dalam memenuhi target pensertipikatan tersebut serta tanya jawab mengenai kendala dan permasalahan yang ditemui dilapangan. (Teks : R. Moh Syahril S & Seksi PKN, Foto : R. Moh. Syahril S.)

Rabu, 18 Maret 2015

KETAHUI DAN PAHAMI ALI

(INTERNALISASI LELANG INTERNET KPKNL GORONTALO)
Gorontalo - Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Gorontalo melaksanakan kegiatan Internalisasi Aplikasi Lelang Internet (ALI) dan Sosialisasi Peraturan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Nomor 89/KN/2015 tentang Rencana Pemantauan Tahunan (RPT) Pengendalian Internal. Sosialisasi bertempat di Aula KPKNL Gorontalo pada Kamis 13 Maret 2015. Acara yang menghadirkan seluruh pegawai KPKNL Gorontalo bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang ALI untuk membantu pencapaian target e-Auction sebesar 20%.
Acara diawali sambutan Kepala KPKNL Gorontalo Kurniawan Catur Andrianto. Dalam sambutannya Kurniawan menyampaikan bahwa seluruh pegawai KPKNL Gorontalo harus mengetahui dan memahami tentang Aplikasi Lelang Internet (ALI). Hal ini sangat penting agar sebelum aplikasi tersebut dilempar ke masyarakat luas, pihak internal KPKNL Gorontalo sendiri sudah menguasai tata cara penggunaan ALI serta mengetahui dan dapat mengatasi masalah serta kendala yang nantinya akan dihadapi dalam penggunaan ALI.
Catur menekankan bahwa penggunan ALI juga sangat penting terkait target pelaksanaan lelang melalui internet sebesar 20% dari frekuensi lelang. Disamping itu, Catur menghimbau peran aktif dari seluruh pegawai terkait surat dari Direktur Lelang mengenai Rencana Pelaksanaan Lelang Secara Tertulis Tanpa Kehadiran Peserta dengan Menggunakan Aplikasi Lelang Internet Serentak pada Seluruh KPKNL yang akan dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 19 Maret 2015.
Selanjutnya Internalisasi Aplikasi Lelang Internet dengan narasumber Triyanto (Kepala Seksi Pelayanan Lelang) dan M. Miftahul Fatoni (Bendaharawan Penerimaan). Sebagai informasi, materi yang disampaikan merupakan hasil dari Sosialisasi Cash Management System dan Aplikasi Lelang Internet yang diikuti oleh kedua pegawai tersebut di Bandung pada 4 Maret 2015. Pembahasan utama yang disampaikan adalah mengenai tata cara pendaftaran dan penawaran lelang melalui internet. Materi ini ditutup dengan diskusi dan tanya jawab.
Acara dilanjutkan dengan Sosialisasi Perdirjen KN No. 89/KN/2015 tentang Rencana Pemantauan Tahunan (RPT) Pengendalian Internal yang dibawakan oleh Selfie Naray dan Setyo Widodo dari Bidang Kepatuhan Internal, Hukum dan Informasi (KIHI) Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Sulawesi Utara, Tengah dan Maluku Utara (Kanwil DJKN Suluttenggomalut). Dijelaskan bahwa tujuan pemantauan pengendalian internal diantaranya dapat membantu Kepala Kantor untuk meningkatkan penerapan pengendalian intern untuk pencapaian tujuan organisasi, memastikan pengendalian utama dijalankan sesuai sistem, prosedur dan perundang-undangan yang berlaku serta memastikan kecukupan rancangan pengendalian intern. Selain itu dipaparkan tentang Rencana Pemantauan Tahunan (RPT) yang merupakan sebuah alat atau dokumen yang berisi perangkat pemantauan yang diperlukan sebagai acuan dalam melaksanakan pemantauan serta untuk menuangkan hasil pemantauan. Narasumber juga memberikan beberapa contoh kasus untuk lebih memudahkan pemahaman tentang materi tersebut.
Acara pun diakhiri dengan tanya jawab serta materi tambahan mengenai Nilai-Nilai dan Budaya Kementerian Keuangan. Dari hasil diskusi dan tanya jawab mengenai materi tersebut banyak saran dan masukan dari Pegawai KPKNL Gorontalo guna peningkatan kinerja, perbaikan serta keakuratan dalam hal Pengendalian Kepatuhan Internal. (penulis/Foto : R. Mohamad Syahril Supriyadi)
Sumber : https://www.djkn.kemenkeu.go.id

Senin, 09 Februari 2015

JALANI TANTANGAN DENGAN SEMANGAT DAN OPTIMISME

(Penandatanganan Kontrak Kinerja 2015 KPKNL Gorontalo)
Gorontalo - Target tahun 2015 yang sangat menantang, khususnya e-Auction, pokok lelang dan Piutang Negara Dapat Diselesaikan (PNDS), harus dihadapi dengan semangat kebersamaan dan optimisme. Dengan semangat, keceriaan dan rasa kebersamaan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Gorontalo dengan mantap dan optimis melakukan tandatangan  kontrak kinerja pegawai dan pejabat eselon IV, acara ini  dilakukan di Aula KPKNL Gorontalo Jumat (30/1). Diawali dengan senam pagi yang diikuti seluruh pegawai, semua gerakan senam yang dilakukan instruktur diikuti pegawai dengan semangat dan keceriaan (happy). Acara dilanjutkan dengan sarapan bersama dalam rangka menumbuhkan rasa kebersamaan para pegawai. 
Kurniawan Catur Andrianto,  Kepala KPKNL Gorontalo menyampaikan bahwa saat ini kontrak kinerja telah ditandatangani seluruh pegawai dan pejabat eselon IV, dan harus segera  dilaksanakan semaksimal mungkin. Tahun ini pegawai dituntut untuk bekerja semaksimal mungkin dengan anggaran biaya perjalanan dinas yang berkurang 25 % dari tahun sebelumnya. Perjalanan dinas harus direncanakan seselektif mungkin sehingga dana anggaran perjalanan dinas dapat dimanfaatkan sampai akhir tahun 2015.
Saat ini dalam bekerja harus berorientasi pada hasil dan output yang dihasilkan. Tantangan di tahun 2015 akan terasa lebih berat jika tidak dilakukan strategi dan persiapan yang matang untuk mencapai target yang telah dibebankan kepada KPKNL Gorontalo. Target lelang baik pokok lelang maupun Bea lelang yang cukup berat dengan banyaknya permasalahan terkait sulitnya pengosongan, sehingga minat masyarakat untuk mengikuti lelang semakin sedikit.
Target PNDS dan Biaya administrasi yang semakin berat untuk dicapai dengan telah dikembalikannya piutang Negara yang berasal dari BUMN-BUMN (Persero) dan hanya mengandalkan piutang daerah yang tidak didukung barang jaminan. Seksi pelayanan lelang dan seksi piutang Negara dituntut dapat menciptakan terobosan-terobosan dan inovasi-inovasi untuk mencapai target yang telah dibebankan. (Teks. Yulianto Foto. Kurniawan CT, Miftah)